KASUS
Sebuah keluarga binaan di wilayah kerja
Puskesmas Kelurahan Pasar Minggu, merupakan keluarga besar yang terdiri dari
Tn. A 38 tahun (KK), Ny. B 35 tahun (istri Tn. A), Tn. C 60 thn
(mertua Tn. A), Ny. D 58 thn (mertua Tn. A), An. E 10 thn, An. F 7 thn.
Riwayat pendidikan Tn. A lulus SD, Ny. B
lulus SD, Tn. C tidak sekolah tetapi bisa baca sedangkan Ny. D tidak sekolah
dan tidak bisa baca. An. E kelas 5 SD, An. F kelas 2 SD.
Pekerjaan Tn. A sebagai kuli pasar
pondok labu dengan penghasilan rata-rata perbulan Rp. 300.000,- tinggal di
rumah kontrakan ukuran 4x6 meter. Ny. B bekerja sebagai PRT dengan penghasilan
perbulan Rp. 150.000,-. Tn. C dan Ny. D tidak bekerja dan sudah tidak kuat lagi
untuk bekerja tetapi bekerja sebagai kuli panggul.
Riwayat kesehatan saat ini :
1. Tn.
C mengatakan matanya kabur dan sering jatuh, hal ini terjadi setelah Tn. C
terkena penyakit darah tinggi . TD = 210/100 mmHg, HR = 100 kali/menit. Tn. C
tahu bahwa dirinya sakit darah tinggi dari dokter puskesmas dan sudah pernah
juga dijelaskan oleh mahasiswa UPNVJ tentang apa itu darah tinggi. Bila
penyakit Tn. C kambuh keluaga Tn. A saling membantu untuk merawat Tn. C.
Biasanya hal yang dilakukan adalah membawa Tn. C ke puskesmas dan minum obat
yang diberikan oleh dokter puskesmas, hal ini dikatakan karena berobat ke
puskesmas itu murah. Masyarakat juga ikut membantu bila Tn. C sakit. Tn. C
menderita penyakit darah tinggi sudah 10 tahun dan tidak kunjung sembuh. Tn. C
mengatakan minum obat bila penyakitnya kambuh saja.
2. Ny.
D mengatakan daerah persendian kakinya nyeri dan sulit untuk berjalan, bila
pagi dan hari hujan dengan kata lain cuaca dingin nyeri bertambah berat
ditambah lagi ada bengkat. Hal ini dialami sudah 4 tahun. Ny. D mengatakan ia
menderita penyakit rematik setelah sering mandi malam. Ny. D bersyukur karena
keluarganya cukup memperhatikannya, hal ini terbukti bila penyakit Ny. D kambuh
mereka langsung membawa Ny. D ke puskesmas. Bila keluarganya tidak sempat untuk
membawa Ny.D kepuskesmas maka Ny. D minta tolong kepada tetangga untuk
mengantarkannya ke puskesmas dan tetangga pun mengantarkannya. Biasanya sebelum
ke puskesmas tindakan yang dilakukan oleh Ny. D bila penyakitnya kambuh adalah
mengompres dengan air hangat untuk mengurangi nyeri nya. Ny. D mengatakan bahwa penyakitnya adalah penyakit biasa
yang sering dialami oleh orang tua.
3. Ny.
B mengatakan bahwa dirinya sering mengalami mual dan muntah, perut kembung dan
tidak nafsu makan. Keluhan itu timbul bila telat makan karena sibuk bekerja
sebagai PRT sehingga Ny. B menyimpulkan penyakitnya kambuh karena masuk angin
dan akan sembuh sendiri. Namun bila keluhan timbul Ny. B minum air hangat
supaya kembungnya hilang dan belum pernah berobat ke puskesmas. Keluarga dan
masyarakat tidak pernah tahu apa yang diderita oleh Ny. B hal ini dikarenakan
Ny. B tidak pernah memberitahukan masalahnya kepada siapapun karena tidak mau
merepotkan orang lain. Ny. B sendiri mengatakan bahwa dirinya tidak tahu
penyakit apa yang dideritanya namun yang dia tahu itu hanya penyakit
biasa-biasa saja. Ny. B mengatakan keluhan ini dirasakan setelah dia bekerja
sebagai PRT dua tahun yang lalu.
1. DATA UMUM
Nama kepala keluarga : Tn. A
Usia : 38 tahun
Pekerjaan kepala kelurga : Kuli
Pendidikan kepala keluarga : SD
Alamat dan telepon : Jalan
Kramat No. 227, Pondok Labu, Jakarta Selatan
Komposisi keluarga : Ayah, Ibu, Mertua,
dan dua anak
Tipe keluarga : Extended
Family
Nama
|
Jenis kelamin
|
Tanggal lahir/umur
|
Hubungan
|
Pendidikan
|
Pekerjaan
|
Tn. A
Ny. B
Tn. C
Ny. D
An. E
An. F
|
L
P
L
P
P
L
|
38
thn
35
thn
60
thn
58
thn
10
thn
7
thn
|
KK
Istri
Mertua
(lk)
Mertua
(pr)
Anak
Anak
|
SD
SD
-
-
-
-
|
Kuli pasar
PRT
Kuli panggul
Kuli panggul
Pelajar
Pelajar
|
Genogram
![]() |
|||||
Latar belakang budaya
|
Tn.
A dilahirkan dalam keluarga bersuku budaya Jawa. Istri Tn. A, Ny. B juga
berasal dari keluarga bersuku budaya Jawa.
|
||||
Identitas religius
|
Keluarga menganut
agama Islam dan menjalankan kewajiba sholat lima waktu, semua aktivitas yang
dilakukan tidak boleh bertentangan dengan ajaran agama Islam.
|
||||
Status ekonomi
|
Tn. A bekerja sebagai
kuli pasar pondok labu dengan penghasilan rata-rata perbulan Rp. 300.000,-
sedangkan Ny. B bekerja sebagai PRT dengan penghasilan perbulan Rp.
150.000,-. Tn. C dan Ny. D tidak bekerja dan sudah tidak kuat lagi untuk
bekerja tetapi bekerja sebagai kuli panggul. Keluarga Tn. A tinggal di sebuah
rumah kontrakan berukuran 4 x 6 meter.
|
||||
Aktivitas rekreasi waktu luang
|
Keluarga Tn. A tidak
mempunyai
aktivitas rekreasi ke tempat hiburan maupun keluar kota. Biasanya keluarga
mengisi waktu luang dengan menonton televisi bersama sambil
berbincang-bincang mengenai kegiatan yang dilakukan. Untuk berkunjung ke
keluarga suami jarang dilakukan karena lokasi yang jauh kecuali ada
acara-acara penting.
|
||||
2. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA
Tahap perkembangan keluarga saat ini
|
Tn. A memiliki dua orang anak yang masing – masing berusia 10 tahun
dan 7 tahun. Dengan demikian keluarga Tn. A berada dalam tahap perkembangan
ke IV, dimana keluarga ini merupakan keluarga dengan anak usia sekolah (6 –
12 tahun).
|
Riwayat keluarga inti
|
-
Riwayat penyakit keturunan pada keluarga Tn. A tidak ada.
-
Tn. A dan kedua anaknya sampai saat ini dalam keadaan sehat.
-
Saat ini dalam keluarga Tn. A yang mengalami gangguan kesehatan adalah
:
a.
Ny. B (istri Tn. A) sering
mengalami mual dan muntah, perut kembung dan tidak nafsu makan. Ny. B menganggap sakitnya hanya masuk angin saja dan tidak pernah di
periksakan ke puskesmas.
b.
Tn. C (mertua laki-laki Tn. A) matanya kabur dan sering jatuh. Tn. C terkena
penyakit darah tinggi. Jika penyakitnya kambuh Tn. C segera memeriksakan
dirinya ke puskesmas dan minum obat yang didapatkan dari puskesmas.
c.
Ny. D (mertua perempuan Tn. A) daerah persendian kakinya nyeri dan sulit untuk
berjalan, bila pagi dan hari hujan dengan kata lain cuaca dingin nyeri
bertambah berat ditambah lagi ada bengkat. Ny. D menderita reumatik karena sering mandi malam.
|
Riwayat keluarga sebelumnya
|
Istri Tn. A, Ny. B sudah mengalami gejala yang dirasakannya sekarang
sejak bekerja sebagai PRT 2 tahun yang lalu. Mertua laki-laki Tn. A, Tn. C
sudah menderita darah tinggi sejak 10 tahun dan tidak kunjung sembuh. Sedangkan
mertua perempuan Tn. A, Ny. D menderita reumatik sudah 4 tahun.
|
3. DATA LINGKUNGAN
Karakteristik rumah
|
Keluarga Tn. A
saat ini tinggal
di rumah kontrakan yang berukuran 4x6 meter di daerah
Pondok Labu, yang terdiri dari :
-
Teras dan
4 ruangan, yaitu ruang televise/ruang keluarga, ruang tengah yang dijadikan
ruangan untuk tidur, dapur dan 1 kamar mandi.
-
Ventilasi
kurang memenuhi syarat kesehatan karena hanya ada dua jendela di ruang tamu.
Bahan dasar lantai dari semen. Kamar mandi sempit dan dalam keadaan kurang
bersih.
-
Rumah Tn.
A hanya memiliki teras kecil yang digunakan untuk meletakkan beberapa bangku
plastik untuk menerima tamu.
-
Pengaturan
barang-barang di rumah Tn. A tidak teratur dikarenakan sempitnya rumah dan
banyaknya anggota keluarga yang tinggal dalam rumah tersebut.
|
Karakteristik lingkungan
|
-
Lingkungan tempat tinggal Tn. A cukup aman. Tetangga disekitar rumah
Tn. A ramah dan saling membantu. Tetangga sering membantu mengantar ke
puskesmas jika mertua Tn. A sakit. Tidak ada perbedaan status sosial antar
warga sekitar.
-
Lokasi rumah Tn. A jauh dari jalan raya namun beberapa tetangga
sekitar Tn. A masih sering membakar sampah pada siang hari. Karena lokasi
rumah yang jauh dari jalan raya, maka sarana transportasi keluarga Tn. A
cukup sulit.
-
Keluarga Tn. A sudah tinggal di rumah itu selama 8 tahun terakhir. Tn.
A dan Ny. B sempat tinggal di Bekasi di tahun awal pernikahannya selama 3
tahun kemudian pindah ke Pondok Labu ketika kedua orang tua Ny. B memutuskan
tinggal bersama Tn. A dan Ny. B.
-
Keluarga Tn. A biasa berkumpul pada waktu-waktu tertentu, dan biasa
berinteraksi dengan masyarakat pada acara-acara keluarga atau acara keagamaan.
-
Tn. C dan Ny. D (mertua Tn. A) dalam keadaan sakit. Keluarga Tn. A
memiliki kartu jamkesmas. Rumah Tn. A tidak jauh dari puskesmas, sehingga
sarana kesehatan keluarga Tn. A dapat terpenuhi dengan baik.
|
4. STRUKTUR KELUARGA
Pola komunikasi
|
Antar anggota keluarga terbina hubungan yang harmonis, pembuat
keputusan adalah kepala keluarga tetapi tidak menutup kemungkinan anggota
keluarga yang lain sebagai pengambil keputusan karena segala permasalahan
dipecahkan dengan cara musyawarah yang mengatur disiplin dan aktivitas anak
adalah orang tua. Tn. A sering meminta saran dari Tn. C (mertuanya) karena
Tn. A menganggap Tn. C sudah memiliki lebih banyak pengalaman dalam
menghadapi permasalahan rumah tangga.
Sehari-hari keluarga Tn. A berkomunikasi dengan Bahasa Jawa dan Bahasa
Indonesia. Tidak ada kesulitan berkomunikasi dalam keluarga Tn. A.
|
Struktur kekuasaan keluarga
|
Keluarga Tn. A merupakan keluarga extended yang terdiri dari suami,
istri, dua anak dan mertua dari pihak istri. Sampai saat ini keluarga ini
hidup dengan saling menghormati, mengerti, dan menyayangi satu sama lain.
|
Struktur peran
|
-
Tn. A sebagai kepala keluarga, suami, ayah, menantu dan kuli pasar
yang bertanggung jawab mencari nafkah untuk keluarga.
-
Ny. B sebagai istri sebagi istri, ibu, anak dan pembantu rumah tangga
yang juga bertanggung jawab mencari nafkah.
-
Tn. C sebagai mertua, ayah, kakek dan kuli panggul yang ikut membantu
mencari penghasilan untuk keluarga.
-
Ny. D sebagai mertua, ibu, nenek dan kuli panggul yang membantu
mencari penghasilan keluarga.
-
An. E sebagai anak dan cucu yang masih bersekolah di Sekolah Dasar.
-
An. F sebagai anak dan cucu yang juga masih bersekolah di Sekolah
Dasar.
|
Struktur nilai
|
Nilai dan norma yang berlaku dalam keluarga menyesuaikan dengan nilai
agama islam yang dianutnya serta norma masyarakat disekitarnya.
|
5. FUNGSI KELUARGA
Fungsi afektif
|
Keluarga harmonis, rukun, saling mendukung dan perhatian dalam membina
rumah tangga. Tidak pernah terjadi keributan dalam keluarga.
|
Fungsi sosialisasi
|
Keluarga Tn. A menanamkan perilaku sosial yang baik dalam keluarga
maupun dengan lingkungan sekitar.
|
Fungsi perawatan keluarga
|
-
Kemampuan keluarga dalam mengenal masalah kesehatan : Keluarga
mengetahui bahwa Tn. C dan Ny. D (mertua Tn. A) memiliki riwayat penyakit.
Ketika penyakit itu kambuh keluarga dapat mengatasi dengan segera membawa ke
puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Namun keluarga tidak mengetahui jika
selama ini Ny. B (istri Tn. A) sering mengeluh sakit karena Ny. B jarang
mengatakan keluhannya kepada keluarga karena tidak ingin membuat keluarganya
cemas. Hal itu berakibat Ny. B tidak mendapatkan perawatan untuk keluhan yang
dialami.
-
Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit : bila ada anggota
keluarga yang sakit, keluarga segera membawa ke puskesmas untuk diperiksa
oleh dokter dan mendapatkan obat yang sesuai.
- Kemampuan keluarga memelihara lingkungan rumah yang sehat: keluarga
biasa membersihkan lingkungan rumahnya 2x sehari, walaupun ventilasi kurang
tetapi tetap dibuka sehari-harinya. Keluarga menyadari bahwa lingkungan yang
bersih dapat membantu memelihara kesehatannya.
-
Kemampuan keluarga memanfaatkan fasilitas kesehatan sudah cukup baik,
keluarga biasa berobat ke puskesmas terdekat dengan kartu jamkesmas yang
dimiliki.
|
Fungsi reproduksi
|
Keluarga Tn. A
memiliki 2 orang anak, anak pertama perempuan dan kedua laki-laki. Keluarga
merencanakan jumlah dan
jarak
kelahiran dengan mengikuti program KB memakai Suntikan. Tn. A dan Ny. B tidak
berencana memiliki anak lagi.
|
Fungsi ekonomi
|
Tn. A bekerja sebagai kuli pasar di pasar Pondok Labu untuk memenuhi
kebutuhan rumah tangganya sehari-hari. Selain itu Ny. B (istri Tn. A) juga
bekerja sebagai pembantu rumah tangga untuk membantu perekonomian keluarga.
Tn. C dan Ny. D (mertua Tn. A) walaupun sudah tidak kuat bekerja, terkadang
membantu bekerja sebagai kuli panggul jika keadaan kesehatan mereka
memungkinkan.
|
6. STRESS DAN KOPING KELUARGA
Kondisi stress dan koping keluarga
|
1. Stresor jangka panjang dan pendek
Dalam keluarga
Tn. A, mertua Tn. A (Tn. C dan Ny. D) memiliki riwayat penyakit yaitu darah
tinggi dan reumatik, sedangkan Ny. B (istri Tn. A) sering mengalami mual,
muntah, perut kembung dan tidak nafsu makan. Tn. C, Ny. D dan Ny. B berharap
bisa lekas sembuh dan dapat beraktivitas dalam keadaan sehat. Keluarga Tn. A
terkadang merasa khawatir tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup, kesehatan
keluarga maupun pendidikan anak-anak.
2. Keluarga mampu bertindak realistis terhadap situasi yang mengandung
stress, mampu melihat dan menempatkan situasi dan kondisi yang tepat.
Keluarga menganggap semua hal sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa sehingga
keluarga mampu menerima apa yang dimiliki.
3.
Jika keluarga menghadapi situasi yang penuh stress keluarga menghadapi
dengan penuh kesabaran. Strategi yang digunakan untuk menyelesaikan masalah
adalah musyawarah dengan anggota keluarga.
|
7. PEMERIKSAAN FISIK
Pemeriksaan
Fisik
|
Tn. C
|
Ny. D
|
Ny. B
|
Kepala
|
-
Rambut hitam,
ada uban dan tidak mudah dicabut.
-
Kepala tidak ada benjolan.
|
-
Rambut hitam,
ada uban dan tidak mudah dicabut.
-
Kepala tidak ada benjolan.
|
-
Rambut hitam,
ada uban dan tidak mudah dicabut.
-
Kepala tidak ada benjolan.
|
Tanda-tanda Vital
|
TD
= 210/100 mmHg
HR
= 100 kali/menit
RR = 26 kali/menit
|
TD = 140/90 mmHg
HR = 86 kali/menit
RR = 22 kali/menit
|
TD = 120/90 mmHg
HR = 88 kali/menit
RR = 24 kali/menit
|
BB, TB
|
BB = 58 kg
TB = 168 cm
|
BB = 55 kg
TB = 155 cm
|
BB = 52 kg
TB = 159 cm
|
Mata
|
Reaksi / akomodasi cahaya baik, konjungtiva tidak anemis.
|
Reaksi / akomodasi cahaya baik, konjungtiva tidak anemis.
|
Reaksi / akomodasi cahaya baik, konjungtiva tidak anemis.
|
Hidung
|
Simetris kiri dan kanan, tidak ada nyeri tekan,
tidak bersekret.
|
Simetris kiri dan kanan, tidak ada nyeri tekan,
tidak bersekret.
|
Simetris kiri dan kanan, tidak ada nyeri tekan,
tidak bersekret.
|
Mulut
|
Kondisi gigi kurang bagus, beberapa gigi sudah
dicabut, keadaan mulut dan lidah cukup bersih. Mukosa lembab, tidak ada
kesulitan menelan.
|
Kondisi gigi kurang bagus, beberapa gigi sudah
dicabut, keadaan mulut dan lidah cukup bersih. Mukosa lembab, tidak ada
kesulitan menelan.
|
Kondisi gigi bagus, keadaan mulut
dan lidah cukup bersih. Mukosa kering,
tidak ada kesulitan menelan.
|
Leher
|
Tidak ada benjolan, tidak ada pembesaran kelenjar
limfe.
|
Tidak ada benjolan, tidak ada pembesaran kelenjar
limfe.
|
Tidak ada benjolan, tidak ada pembesaran kelenjar
limfe.
|
Dada
|
Simetris kiri dan kanan, nadi teraba, tidak ada peningkatan vena jungularis dan tidak ada bunyi
tambahan, tidak
ada penggunaan otot bantu, frekuensi napas 26x/menit.
|
Simetris kiri dan kanan, nadi teraba, tidak ada peningkatan vena jungularis dan tidak ada bunyi
tambahan, tidak
ada penggunaan otot bantu, frekuensi napas 22x/menit.
|
Simetris kiri dan kanan, nadi teraba, tidak ada peningkatan vena jungularis dan tidak ada bunyi
tambahan, tidak
ada penggunaan otot bantu, frekuensi napas 24x/menit.
|
Abdomen
|
Kembung tidak ada, tidak ada pembesaran hepar
|
Kembung tidak ada, tidak ada pembesaran hepar
|
Perut kembung
|
Tangan
|
Tidak ada pembengkakan, tugor baik.
|
Tidak ada pembengkakan, tugor baik.
|
Tidak ada pembengkakan, tugor kurang baik
|
Kaki
|
Tidak ada pembengkakan, tugor baik.
|
Nyeri, sulit berjalan, ada pembengkakan, tugor baik.
|
Tidak ada pembengkakan, tugor baik.
|
Keadaan Umum
|
Compos mentis
|
Compos mentis
|
Comos mentis
|
Pondok Labu.
Perawat
(namajelas)
PENGKAJIAN
STRUKTUR DAN SIFAT KELUARGA
1. Identitas
Kepala Keluarga :
a. Nama : Tn. A
b. Jenis Kelamin : Laki-laki
c. Umur : 38 Tahun
d. Agama : Islam
e. Suku : Jawa
f. Pendidikan : SD
g. Alamat : Jalan Kramat 2 No. 227, Pondok Labu, Jakarta
Selatan
h. Pekerjaan : Kuli Panggul
i. Jumlah
Anggota Keluarga : 6 orang
2. Daftar
Anggota Keluarga
No.
|
Nama
|
Umur
|
Agama
|
L/P
|
Hub. Dgn KK
|
Pddk
|
Pekerjaan
|
Tinggal dg or.tua/atau di tempat lain
|
1
|
Tn. A
|
38 thn
|
Islam
|
L
|
KK
|
SD
|
Kuli
|
kontrakan
|
2
|
Ny. B
|
35 thn
|
Islam
|
P
|
Istri
|
SD
|
PRT
|
kontrakan
|
3
|
Tn. C
|
60 thn
|
Islam
|
L
|
Mertua
|
-
|
-
|
Kontrakan
|
4
|
Ny. D
|
58 thn
|
Islam
|
P
|
Mertua
|
-
|
-
|
Kontrakan
|
5
|
An. E
|
10 thn
|
Islam
|
P
|
Anak
|
Pelajar
|
Kontrakan
|
|
6
|
An. F
|
7 thn
|
Islam
|
L
|
Anak
|
Pelajar
|
Kontrakan
|
3. Anggota
Keluarga Yang Meninggal dalam 5 Tahun Terakhir
No
|
Nama Anggota Keluarga
|
Hub. Dg KK
|
Umur
|
Sebab Kematian
|
Ket
|
1
|
Tn. H
|
Kakak
|
39 thn
|
Sakit
|
Kakak Tn. A
meninggal saat berusia 4 tahun
|
4. Struktur
Keluarga
a.
Matrikal ( ) c.
Nuklear ( )
b.
Patrikal (
) d.
Extended ( ü )
5. Hobby
masing-masing Keluarga
No.
|
Nama Keluarga
|
Macam Hobi
|
Waktu
|
Tempat
|
Manfaat
|
1
|
Tn. A
|
||||
2
|
Ny. B
|
||||
3
|
Tn. C
|
||||
4
|
Ny. D
|
||||
5
|
An. E
|
||||
6
|
An. F
|
6. Hubungan
Antar Anggota Keluarga
a. Hubungan Suami – Istri
( ü ) Harmonis ( ) Kurang Harmonis
Bila kurang harmonis, alasannya
..............................................................................
...................................................................................................................................
b. Hubungan Orang Tua – Anak
( ü ) Harmonis ( ) Kurang Harmonis
Bila kurang harmonis, alasannya
..............................................................................
...................................................................................................................................
c. Hubungan Anak dengan Anak
( ü ) Harmonis ( ) Kurang Harmonis
Bila kurang harmonis, alasannya
..............................................................................
...................................................................................................................................
d. Hubungan antara anggota baik dengan anggota keluarga dan
keluarga lain
( ü ) Harmonis ( ) Kurang Harmonis
Bila kurang harmonis, alasannya
..............................................................................
...................................................................................................................................
7. Anggota
Keluarga yang berpengaruh dalam mengambil keputusan
( ü ) Ayah
( ) Ibu
( ü ) Anggota
Keluarga Lain Tn. C
Alasannya Tn. A sering meminta
pendapat kepada mertuanya, Tn. C untuk mengambil keputusan bagi keluarganya
karena Tn. A menganggap Tn. C sudah lebih berpengalaman dalam menghadapi
masalah rumah tangga.
8. Kebiasaan
Anggota Keluarga Sehari-hari
a. Nutrisi/Makanan
-
Frekuensi
makan : 3 kali/hari
-
Waktu
makan : ( ü ) teratur ( ) tidak teratur
-
Porsi
makan :
( ) satu piring penuh ( ü
) satu piring rata
( ) 1/2 piring ( ) kurang 1/2 piring
-
Jenis
makanan :
-
Makanan
pokok : nasi/ubi kayu/sagu/jagung/gandum
-
Porsi
: cukup/kurang
-
Lauk-pauk : ikan/daging
-
Porsi
:
1porsi
-
Porsi
sayuran : baik/cukup/kurang
-
Buah-buahan : -
-
Porsi
buah :
-
Makanan
tambahan/selingan : ada/tidak Jika ada sebutkan
:.................................
-
Cara
pengolahan makanan :
-
Memenuhi
syarat kesehatan : baik/cukup/kurang, bila kurang
Alasannya.................................................................................................................
-
Variasi
makanan dalam seminggu : bervariasi/monoton
-
Cara
penyajian makanan :
-
Disajikan
langsung setelah selesai memasak : ( ü ) ya ( ) tidak
-
Sisa
kelebihan makanan : dibuang/disajikan kembali/dipanaskan, kemudian disajikan
kembali
-
Cara
makan keluarga : lesehan/dimeja makan
-
Suasana
makan : tergesa-gesa/tenang/sambil bercakap
-
Penggunaan
alat makan : ( ü ) ya ( ) tidak
Tabel 1. Makanan pantang keluarga
No
|
Anggota keluarga
|
Makanan Pantang
|
Jenis makanan
|
Alasan
|
|
Ada
|
Tidak
|
||||
1
|
Tn. A
|
ü
|
|||
2
|
Ny. B
|
ü
|
|||
3
|
Tn. C
|
ü
|
|||
4
|
Ny. D
|
ü
|
|||
5
|
An. E
|
ü
|
|||
6
|
An. F
|
ü
|
|||
Tabel 2. Makanan kesukaan keluarga
No
|
Anggota keluarga
|
Makanan Kesukaan
|
Jenis makanan
|
Alasan
|
|
Ada
|
Tidak
|
||||
1
|
Tn. A
|
ü
|
Sayur
asem
|
||
2
|
Ny. B
|
ü
|
Tumis
kangkung
|
||
3
|
Tn. C
|
ü
|
Sayur
daun singkong
|
||
4
|
Ny. D
|
ü
|
Bubur
ayam
|
||
5
|
An. E
|
ü
|
Ayam
goreng
|
||
6
|
An. F
|
ü
|
Bakso
|
||
b. Kebiasaan
Minum Keluarga
No
|
Anggota keluarga
|
Jenis minuman
|
Jumlah cc/hari atau gelas
|
Ket
|
1
|
Tn. A
|
Kopi
|
3
gelas/hari
|
|
2
|
Ny. B
|
Air
putih
|
8
gelas/hari
|
|
3
|
Tn. C
|
Kopi
|
3gelas/hari
|
|
4
|
Ny. D
|
Teh
manis
|
2gelas/hari
|
|
5
|
An. E
|
Air
putih
|
9gelas/hari
|
|
6
|
An. F
|
Air
putih
|
8gelas/hari
|
c. Pola
Istirahat
No
|
Anggota keluarga
|
Waktu
Istirahat
|
Penggunaan waktu istirahat
|
Ket
|
|
Cukup
|
Kurang
|
||||
1
|
Tn. A
|
21.30-03.30
|
ü
|
||
2
|
Ny. B
|
21.30-03.30
|
ü
|
||
3
|
Tn. C
|
23.00-06.00
|
ü
|
||
4
|
Ny. D
|
23.00-06.00
|
ü
|
||
5
|
An. E
|
21.00-05.30
|
ü
|
||
6
|
An. F
|
21.00-05.30
|
ü
|
||
Rekreasi
Kesempatan
untuk rekreasi : ( ) ada ( ü )
tidak
Kapan :
Jenis rekreasi :
Berapa kali dalam seminggu/sebulan :
Bersama keluarga/hanya sekeluarga :
e.
Pemanfaatan Waktu Senggang ( ü ) ada ( ) tidak
-
Aktivitas
yang dilakukan pada waktu senggang
( ) olah raga
( ) membaca
( ) keterampilan
( ) menjahit
( ü ) nonton tv
( ) mendengarkan radio
(
).....................................................................................................................
-
Pengguanaan
efisiensi waktu senggang
( ü )
baik ( ) cukup ( )
kurang
-
Suasana
waktu senggang : senang/gembira/sedih
f. Pola
Eliminasi BAB/BAK
f.1. Miksi/BAK
No
|
Anggota keluarga
|
Tempat
|
Frekuensi
|
Waktu
Ket
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
|
Tn. A
Ny. B
Tn. C
Ny. D
An.E
An.F
|
Kamar mandi
Kamar mandi
Kamar mandi
Kamar mandi
Kamar mandi
Kamar mandi
|
5x/hari
5x/hari
5x/hari
5x/hari
6x/hari
6x/hari
|
Pagi,siang,sore,malam
Pagi,siang,sore,malam
Pagi,siang,sore,malam
Pagi,siang,sore,malam
Pagi,siang,sore,malam
Pagi,siang,sore,malam
|
f.2. Defekasi/BAB
No
|
Anggota keluarga
|
Tempat
|
Frekuensi
|
Waktu
Ket
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
|
Tn. A
Ny. B
Tn. C
Ny. D
An.E
An.F
|
WC
WC
WC
WC
WC
WC
|
1x/hari
1x/hari
1x/hari
1x/hari
1x/hari
1x/hari
|
Pagi hari
Pagi hari
Pagi hari
Pagi hari
Pagi hari
Pagi hari
|
g.
Hygiene/Kebersihan
Perorangan
-
Kebiasaan
mandi :
2kali/hari
-
Penggunaan
sabun mandi : ya
-
Menggosok
gigi : ya frekuensi
:
2kali/hari
-
Penggunaan
pasta gigi : ya
-
Mencuci
rambut : ya frekuensi :
7kali/minggu
-
Pakai
shampo : ya
-
Penggunaan
alas kaki : ya
-
Ganti
pakaian : ya frekuensi
: 2kali/hari
-
Kebiasaan
menggunting kuku : ya
-
Cuci
tangan sebelum makan : ya
-
Cuci
kaki sebelum tidur : ya
-
Penggunaan
kamar mandi/WC : ya
h. Kebiasaan
Keluarga yang Merugikan (Minuman Keras, Rokok, dll)
No
|
Anggota keluarga
|
Kebiasaan yang merugikan
|
Alasan Ket
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
|
Tn. A
Ny. B
Tn. C
Ny. D
An.E
An.F
|
Rokok
-
Rokok
-
-
-
|
Karena sudah
tiap hari merokok
Karena sudah
tiap hari merokok
|
FAKTOR
SOSIAL, EKONOMI DAN BUDAYA
1. Penghasilan
a.
Penghasilan
Utama
No
|
Anggota Keluarga
|
Pekerjaan
|
Tempat kerja
|
Waktu
|
Pendapatan
rata-rata/bulan
|
1.
2.
|
Tn.
A
Ny.
B
|
kuli
pasar
pembantu
rumah tangga
|
Pondok labu
Rumah tetangga
|
Rp.
300.000,-
Rp.
150.000,-
|
b.
Penghasilan
sampingan atau tambahan
( ) ada ( ü
) tidak ada
Kalau ada dalam
bentuk apa :
( ) hasil kebun (
) hasil warung
( ) hasil sawah (
) hasil jualan
( ) hasil ternak ( )....................................
2. Penggunaan
atau pemanfaatan dana keluarga/bulan
-
Biaya
kebutuhan pokok : ..................................
-
Pendidikan
anak : ...................................
-
Biaya
kesehatan : ...................................
-
Pakaian : ...................................
-
Rekreasi : ....................................
-
Biaya
perbaikan rumah : .....................................
-
Tabungan : .....................................
-
Biaya
tak terduga : .....................................
3.
Penggunaan dana : terpenuhi/pas-pasan/kurang
4.
Pengelolahan keuangan, dikelola
oleh : ayah/ibu/.............
5. Hubungan
anggota kelurga dalam masyarakat :
( )
ketua RT ( ) ketua RW
( ) ketua KK LKMD ( ü
) anggota
Partisipasi
kelurga dalam masyarakat :
( ü ) aktif (
) tidak aktif ( ) .................................
Hubungan
keluarga dengan masyarakat :
( ü
) harmonis ( ) kurang harmonis
Alasan...................................................................
6.
Fasilitas
untuk pertemuan masyarakat : ada/tidak
Kalau
ada di
( ) balai desa
( ü
) masjid
( ü ) rumah tokoh masyarakat
( ) .................................................
7.
Pendidikan
keluarga
NO
|
Nama
|
Pendidikan Formal
|
Pendidikan non formal
|
Tamat/tidak
|
Ket
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
|
Tn. A
Ny. B
Tn. C
Ny. D
An.E
An.F
|
SD
SD
-
-
SD
SD
|
-
-
-
-
-
-
|
Tamat
Tamat
-
-
|
Bisa
baca
Bisa
baca
Tidak
bersekolah tetapi bisa membaca
Tidak
bersekolah dan tidak bisa membaca
Pelajar
Pelajar
|
FAKTOR
RUMAH DAN LINGKUNGAN
1.
Rumah
a.
Status
kepemilikan
( ) sendiri ( ü
) sewa ( ) numpang (
)...........
b.
Dinding
rumah
( ü ) permanen ( ü
) semi permanen ( ) kayu
c.
Lantai
( ü ) semen ( ) tanah
( ) papan ( ) lainnnya
d.
Langit-langit
( ü
) eternit ( ü ) kayu ( ) bambu (
) tidak ada
e.
Atap
rumah
( ü
)
seng
( ü
) genting ( ) ilalang ( ) lainnya
f.
Ventilasi/Jendela : ada/tidak
Jenis ventilasi : melalui jendela/pintu/lubang angin
g.
Keadaan
ventilasi : memenuhi syarat
kesehatan/tidak memenuhi syarat
h.
Penerangan :
listrik/lampu tembok
i.
Ukuran
rumah : 4x6 m2
j.
Kebersihan
rumah : baik/cukup/kurang
2.
Fasilitas
dapur
a.
Alat-alat
masak menggunakan : kompor gas
b.
Tempat
menyimpan peralatan dapur :
rak piring
c.
Ventialsi
atap dapur : tidak
d.
Kebersihan
dapur :
kurang
3.
Sampah
a.
Pembuangan
sampah :
tidak
b.
Tempat :
tetutup
c.
Tempat
pembuangan sampah : bak
sampah
d.
Letak
pembuangan sampah :
belakang rumah
e.
Jarak
tempat sampah dengan sumber air :
3 m
f.
Pengelolaan
sampah :
ditimbun
4.
Sumber air
a.
Sumber
air minum :
sumur gali/PAM
b.
Jarak
sumber air dari WC :
lebih dari 10m
c.
Pencemaran
air :
tidak kalau ada
dari........jenis pencemaran
berupa..............
d.
Kualitas
air : - warna :
jernih
-bau :
tidak berbau.
e.
kebersihan sumber air : baik
5.
Jamban/WC
keluarga
a.
Pemilikan
jamban :
punya/tidak
bila tidak, buang
hajat di :
sungai/kebun/kolam/halaman rumah
b.
Jenis
jamban :
cemplung/angsa laterine/multi latring
c.
Letak
jamban :
didalam/diluar rumah
d.
Jarak
jamban-sumur :
lebih dari 10m/kurang dari 10 m
e.
Vektor :
ada/tidak jenisnya : lalat/kecoa/tikus/nyamuk
f.
Kebersihan
jamban :
baik/cukup/kurang
6.
Kamar
mandi
a.
Pemilikan :
ada/tidak
b.
Letak :
dalam/luar rumah
c.
Bak
mandi :
ada/tidak terbuat dari.........
d.
Kebersihan :
baik/cukup/kurang
7.
Pembuangan
air limbah
a.
Jenis limbah :
rumah tangga/kandang/industri
b.
bak limbah :
ada/tidak, dibuang kesungai/halaman
c.
kontruksi :
permanen/semi permanen/ darurat
d.
saluran limbah :
terbuka/tertutup
e.
jarak limbah dengan sumur :
lebih/kurang 10 m
f.
letak :
depan rumah/samping/belakang rumah
g. vektor :
ada/tidak jenis: lalat/nyamuk/kecoa
h.
bau limbah :
ada/tidak, menguap/tidak
i.
kebersihan :
baik/cukup/kurang
8.
kandang ternak
a.
pemilikan :
punya/ tidak : luas....
b.
jenis piaraan :
ayam / kambing/sapi
c.
letak :
depan rumah/samping/belakang/dalam rumah
d.
Kotoran dibersihkan :
............. kali/minggu
e.
Tempat pembuangan sampah kotoran ternak :
sungai / dalam tanah
f.
Kebersihan kandang :
baik / cukup / kurang
9.
Halaman rumah
a.
pemilikan :
punya / tidak : luas.............m2
b.
pemanfaatan :
ya/tidak ; berkebun /sayur /buah /beternak....
c.
letak :
depan / samping / belakang rumah
d.
kebersihan :
baik / cukup / kurang
10.
Lingkungan rumah
a.
geografi rumah :
desa / kota / pinggiran / pantai
b.
jarak dengan tetangga :
jauh / dekat/ berhimpunan
c.
suasana :
ramai / tenang
d.
Lokasi :
tepi sungai / dekat rumaha / dekat jalan raya
11.
Fasilitas pendidikan :
TK / SD / SMP / SMA / PERGURUAN TINGGI jarak dari
12.
Fasilitas perdagangan :
warung / toko / pasar
13. Fasilitas kesehatan :
balai pengobatan /EKAI / puskesmas /
RS / Dokter praktek
14. Fasilitas peribadatan :
masjid / pura / gereja,jarak dari rumah
±..... km
15. Sarana Hiburan :
ada / tidak bila ada : TV / video /
radio / bioskop
16. Fasilitas transportasi keluarga : ada /
tidak bila ada : mobil pribadi / sepeda
motor / sepeda / bis umum
RIWAYAT KESEHATAN KELUARGA
1.
Riwayat
kesehatan anggota keluarga
2.
Kebiasaan
memeriksa diri
a.
Waktu : (
) rutin (ü
) bila sakit ( )...............
b.
Tempat
: ( ü ) puskesmas ( )
RS ( ) Dokter Praktek
( )
perawat / mantri ( ) bidan ( ) Alternatif
( ) lainnya alasan karena dekat dari rumah
3.
Kebiasaan minum obat
a. Waktu : ( ) rutin ( ü
)bila sakit ( )bila sakit
b. Asal obat yang diminum : (
ü
) warung ( ü
)dokter ( )tradisional
4.
Asal ibu dan anak
a.
Riwayat Kehamilan yang lalu
No.
|
Kehamilan
|
Umur hamil
|
Keluhan
|
Cara melahirkan
|
Tempat persalinan
|
Hasil(hidup/mati)
|
b.
Ibu hamil : ada/tidak
- umur kehamilan :………………minggu
atau …………………….bulan
- kehamilan yang ke :………………………
- periksa kehamilan : ya/tidak
- tempat pemeriksaan :
()puskesmas ()bidan ()RS ()BKIA
()dokter
praktek ()posyandu ()Perawat
()dukun ()Lainnya
-Alasan memilih tempat
pemeriksaan :……………………………………………
-Tujuan pemeriksaan kehamilan : ()tahu ()tidaktahu
-Tahu tujuan periksa kehamilan
dari : ()dokter ()posyandu ()Lainnya
-Pola makan ibu hamil :
-Makanan pantangan :
-Status gizi ibu hamil :
-Obat yang diminum selama hamil : ada/tidak
Jenis obat :………………………………………………………………………..
C.
Persalinan
-Persalinan terakhir :…………………………………………………
-Tempat bersalin :
BKIA/Puskesmas/RS/Rumah
-Ditolong oleh :
Dokter/Bidan/Perawat/Dukun
-Proses persalinan : normal/tidak
-Bila tidak normal maka ditolong
dengan menggunakan : alat/operasi
D.
Masa Nifas
-ASI : ada/tidak,
lancar/tidak
-Lama laktasi/menyusui : ………….bulan
-PASI : ada/tidak, jenis
: SGM/susu perahan
-Perawatan masa nifas : tahu/tidak
-Macam keluhan : ………………
-Cara mengatasi : ……………...
-Nafsu makan :
tempat/menurun/meningkat
-Bayi dirawat oleh : ibu
sendiri/perawat/bidan/baby sister/pembantu
-Gangguan kesehatan bayi : ada/tidak
-Jenis gangguan :
…………………
-Cara mengatasi : ……………………
-Lama nifas :
…………………..
-Makanan pantang selama nifas : ada/tidak jenisnya: ………………………..
E.
Keluarga Berencana (KB)
- Pasangan usia subur : ada/tidak
- Umur PUS : ………………tahun
-Pernah mendengar KB : Ya/tidak
-Kalau
pernah mendengar dari :dokter/perawat/bidan/petugaskesehaatan/tetangga/radio/tv/kader
kesehatan
-Telah
ikut KB :
sudah/belum
-Data
keluarga berencana (KB) :
NO.
|
NAMA
ANGGOTA KELUARGA
|
JENIS
KONTRASEPSI
|
CARA
|
TEMPAT
PEMASANGAN
|
KET
|
1.
|
Ny.B
|
Obat oral
|
Di minum
|
-
|
F. Pemeriksaan bayi dan balita
-
mempunyai bayi :
ya/tidak, berapa orang…………….
-
mempunyai balita :
ya/tidak berapa orang…………….
-
pemeriksaan/kunjungan ke: posyandu/puskesmas/RS :
Ya/tidak
Alasan ……………………………………..
-Kapan
pemeriksaan :
secara rutin/kalau sakit/control
-Prekuensi
pemeriksaan :…………………..kali/bulan
-Mempunyai
KMS :
Punya/tidak
-KMS
diisi oleh :
kader/perawat/bidan
-Menimbang
bayi :
teratur/tidak
-Menimbang
balita :
teratur/tidak
-Pertumbuhan
dan perkembangan bayi/balita sesuai KMS :
Normal/tidak
Tabel 3. Status imunisasi
bayi/balita
Jenis
Imunisasi
|
|||||||||
NO.
|
Nama bayi/balita
|
Umur
|
L/P
|
BCG
|
DPT
|
POLIO
|
CAMPAK
|
Lainnya
|
KET
|
-Status
gizi bayi :
baik/cukup/kurang
-Status
gizi balita :
baik/cukup/kurang
-
Status kesehatan bayi :…………………………..
-Status
kesehatan balita :………………………….
-
Pemberian tablet Vitamin A :
sudah/belum diberikan, kalau sudah……kali/th
-
Pemberian makanan tambahan :ada/tidak/jika
ada jenis PMT: bubur/susu/bubur kacang
hijau/roti
-Makanan
pantangan bayi/balita :ada/tidak, bila ada,jenis………….
Alasan…………………………………………..
5.
Riwayat kesehatan mental psikososial spiritual
a.
memenuhi kebutuhan jiwa
- pemenuhan rasa aman : terpenuhi/tidak
-perasaan bangga/senang : ada/tidak
- semangat untuk maju : ada/tidak
b.
pemenuhan status social
- perasaan dilayani : ada/tidak Alasan……………………………
- Perasaan dibenci : ada /tidak Alasan…………………………….
- perasaan diasingkan/dikucilkan : ada/tidak Alasan……………………………
c.
Riwayat kesehatan keluarga
-
anggota keluarga
pernah dirawat di rumah sakit jiwa :
ada/tidak jika ada berapa lama
-Jenis gangguan kesehatan mental
yang dialami : stress/depresi/psikoneurosa/psikosomatic/schzhophren
d.
Gangguan mental pada anggota keluarga
-
anggota keluarga
yang merasa bersalah : ada/tidak,
kapan……………………
-anggota keluarga yang merasa
gagal : ada/tidak,
kapan……………………
- anggota keluarga yang merasa
kecewa : ada/tidak,
kapan……………………
- anggota keluarga yang merasa
tertekan : ada/tidak,
kapan……………………..
- anggota keluarga yang sering
bertengkar : ada/tidak ,
kapan……………………..
e.
Penampilan tingkah laku anggota keluarga yang
menonjol
-agresif :
ada/tidak, siapa………….kapan…………..berapa lama………
-ekstrim :
ada/tidak, siapa………….kapan…………..berapa lama………
- peminum alcohol :
ada/tidak, siapa………….kapan…………..berapa lama………
-suka melamun :
ada/tidak, siapa………….kapan…………..berapa lama………
- suka menyendiri :
ada/tidak, siapa………….kapan…………..berapa lama………
Sering pergi tanpa tujuan : ada/tidak,
siapa………….kapan…………..berapa lama………
-suka menangis tanpa sebab : ada/tidak,
siapa………….kapan…………..berapa lama………
-suka mencuri tanpa sengaja : ada/tidak,
siapa………….kapan…………..berapa lama………
6.
Riwayat Spiritual anggota keluarga
No.
|
Nama
|
Kegiatan
menjalankan ibadah
|
Ket
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
|
Tn. A
Ny. B
Tn. C
Ny. D
An.E
An.F
|
Menjalankan
kewajiban sholat lima waktu, semua aktivitas yang dilakukan tidak boleh
bertentangan dengan ajaran agama Islam.
|
7.
Tanggapan keluarga terhadap pelayanan kesehatan
( ) baik ( )cukup ( )kurang
Kesan/pesan
keluarga…………………………………………….
8.
Keadaan kesehatan keluarga saat kunjungan
No.
|
Nama
|
Umur
|
L/P
|
Keadaan kesehatan
saat ini
|
Prwt/peng
|
1.
2.
3.
|
Ny.
B
Tn.
C
Ny.
D
|
35thn
60thn
58thn
|
P
L
P
|
Mengalami
mual dan muntah, perut kembung dan tidak nafsu makan.
menganggap sakitnya hanya masuk angin saja dan tidak pernah diperiksakan
kepuskesmas
Penglihatan
matanya kabur dan sering jatuh, terkena penyakit darah tinggi. Jika
penyakitnya kambuh Tn. C segera memeriksakan dirinya ke puskesmas dan minum
obat yang didapatkan dari puskesmas.
Mengeluh daerah persendian kakinya nyeri dan
sulit untuk berjalan, bila pagi dan hari hujan dengan kata lain cuaca dingin
nyeri bertambah berat ditambah lagi ada bengkat. Ny. D menderita reumatik
karena sering mandi malam.
|
PERSEPSI
DAN TANGGAPAN KELUARGA TERHADAP MASALAH KESEHATAN
1. Persepsi keluarga terhadap
masalah yang dihadapi
Keluarga menganggap
semua hal sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa sehingga keluarga mampu menerima
apa yang dimiliki
2. Tanggapan/mekanisme koping
keluarga terhadap masalah
Keluarga mampu
bertindak realistis terhadap situasi yang mengandung stress, mampu melihat dan
menempatkan situasi dan kondisi yang tepat. keluarga menghadapi situasi yang
penuh stress keluarga menghadapi dengan penuh kesabaran. Strategi yang
digunakan untuk menyelesaikan masalah adalah musyawarah dengan anggota
keluarga.
Jika ada perubahan jadwal akan
diinformasikan kepada mahasiswa secepatnya
KASUS
2
Sebuah keluarga binaan di wilayah kerja
Puskesmas Kelurahan Pasar Minggu, merupakan keluarga besar yang terdiri dari
Tn. A 38 tahun (KK), Ny. B 35 tahun (istri Tn. A), Tn. C 60 thn
(mertua Tn. A), Ny. D 58 thn (mertua Tn. A), An. E 10 thn, An. F 7 thn.
Riwayat pendidikan Tn. A lulus SD, Ny. B
lulus SD, Tn. C tidak sekolah tetapi bisa baca sedangkan Ny. D tidak sekolah
dan tidak bisa baca. An. E kelas 5 SD, An. F kelas 2 SD.
Pekerjaan Tn. A sebagai kuli pasar
pondok labu dengan penghasilan rata-rata perbulan Rp. 300.000,- tinggal di
rumah kontrakan ukuran 4x6 meter. Ny. B bekerja sebagai PRT dengan penghasilan
perbulan Rp. 150.000,-. Tn. C dan Ny. D tidak bekerja dan sudah tidak kuat lagi
untuk bekerja tetapi bekerja sebagai kuli panggul.
Riwayat kesehatan saat ini :
1. Tn.
C mengatakan matanya kabur dan sering jatuh, hal ini terjadi setelah Tn. C
terkena penyakit darah tinggi . TD = 210/100 mmHg, HR = 100 kali/menit. Tn. C
tahu bahwa dirinya sakit darah tinggi dari dokter puskesmas dan sudah pernah
juga dijelaskan oleh mahasiswa UPNVJ tentang apa itu darah tinggi. Bila
penyakit Tn. C kambuh keluaga Tn. A saling membantu untuk merawat Tn. C.
Biasanya hal yang dilakukan adalah membawa Tn. C ke puskesmas dan minum obat
yang diberikan oleh dokter puskesmas, hal ini dikatakan karena berobat ke
puskesmas itu murah. Masyarakat juga ikut membantu bila Tn. C sakit. Tn. C
menderita penyakit darah tinggi sudah 10 tahun dan tidak kunjung sembuh. Tn. C
mengatakan minum obat bila penyakitnya kambuh saja.
2. Ny.
D mengatakan daerah persendian kakinya nyeri dan sulit untuk berjalan, bila
pagi dan hari hujan dengan kata lain cuaca dingin nyeri bertambah berat
ditambah lagi ada bengkat. Hal ini dialami sudah 4 tahun. Ny. D mengatakan ia
menderita penyakit rematik setelah sering mandi malam. Ny. D bersyukur karena
keluarganya cukup memperhatikannya, hal ini terbukti bila penyakit Ny. D kambuh
mereka langsung membawa Ny. D ke puskesmas. Bila keluarganya tidak sempat untuk
membawa Ny.D kepuskesmas maka Ny. D minta tolong kepada tetangga untuk
mengantarkannya ke puskesmas dan tetangga pun mengantarkannya. Biasanya sebelum
ke puskesmas tindakan yang dilakukan oleh Ny. D bila penyakitnya kambuh adalah
mengompres dengan air hangat untuk mengurangi nyeri nya. Ny. D mengatakan bahwa penyakitnya adalah penyakit biasa
yang sering dialami oleh orang tua.
3. Ny.
B mengatakan bahwa dirinya sering mengalami mual dan muntah, perut kembung dan
tidak nafsu makan. Keluhan itu timbul bila telat makan karena sibuk bekerja
sebagai PRT sehingga Ny. B menyimpulkan penyakitnya kambuh karena masuk angin
dan akan sembuh sendiri. Namun bila keluhan timbul Ny. B minum air hangat
supaya kembungnya hilang dan belum pernah berobat ke puskesmas. Keluarga dan
masyarakat tidak pernah tahu apa yang diderita oleh Ny. B hal ini dikarenakan
Ny. B tidak pernah memberitahukan masalahnya kepada siapapun karena tidak mau
merepotkan orang lain. Ny. B sendiri mengatakan bahwa dirinya tidak tahu
penyakit apa yang dideritanya namun yang dia tahu itu hanya penyakit
biasa-biasa saja. Ny. B mengatakan keluhan ini dirasakan setelah dia bekerja
sebagai PRT dua tahun yang lalu.
DATAFOKUS
Data
Subjektif:
a.
Tn. C mengatakan matanya kabur dan
sering terjatuh
b.
Tn. C mengatakan sudah 10 tahun
menderita Hipertensi
c.
Tn.C mangatakan tidak tahu tentang
penyakitnya
d.
Tn.C mengatakan minum obat bila
penyakitnya kambuh saja
Data
Tambahan:
a.
Tn. C mengatakan dia tidak sekolah
tetapi bisa baca
b.
Tn. C mengatakan dulu hanya seorang kuli
panggul
c.
Tn. C mengatakan sesak nafas
d.
Tn.C mengatakan pandangan buram
e.
Tn.
C mengatakan tidak tahu cara mengatasi penyakitnya
f.
Tn. C mengatakan jika penyakitnya kambuh
hanya periksa keluhannya ke puskesmas
Data
Objektif:
a.
TD: 210/100 mmHg
b.
Ht: 100x/menit
c.
Dipsnue
Data
Tambahan:
a.
Tn. C mengatakan tinggal bersama menantu
b.
Tn. C tampak lemah
c.
Tn. C tampak pusing
ANALISA DATA (Tn. C)
NO
|
DATA
FOKUS
|
DIAGNOSA
KEPERAWATAN
|
1.
|
DS:
- Tn. C mengatakan matanya kabur dan
sering terjatuh
- Tn. C mengatakan sudah 10 tahun
menderita Hipertensi
Data Tambahan:
- Tn.C mengatakan pandangan buram
- Tn. C mengatakan tidak tahu cara
mengatasi penyakitnya
DO:
- TD: 210/100 mmHg
- Ht: 100x/menit
Data Tambahan:
- Tn. C mengatakan tinggal bersama
menantu
- Tn. C tampak pusing
|
Gangguan perfusi jaringan serebral
pada Tn. C(60thn) di keluarga Tn. A (38thn) berhubungan dengan KMK mengenal
masalah kesehatan tentang hipertensi khususnya Tn. C (60thn)
|
PRIORITAS MASALAH (Scoring) :
1.
Gangguan perfusi jaringan serebral
pada Tn. C (60thn) di keluarga Tn. A (38thn) berhubungan dengan KMK mengenal
masalah kesehatan tentang hipertensi khususnya Tn. C (60thn)
Kriteria
|
Bobot
|
Perhitungan
|
Pembenaran
|
Sifat
masalah :
Aktual
(3)
|
1
|
3/3
x 1 = 1
|
Sifat
masalah adalah actual gangguan rasa nyaman dengan gejala pandangan mata kabur
dan sering jatuh.
|
Kemungkinan
masalah untuk diubah:
Skala:
sebagian (1)
|
2
|
½
x 2 = 1
|
Tn.
C masalah diubah sebagian tentang penyakitnya, dapat ditangani sebagian
karena pada saat kambuh langsung Tn. C dibawa ke puskesmas.
|
Potensial
masalah untuk di cegah
Skala:
Cukup
(2)
|
1
|
2/3
x 1= 2/3
|
Masalah
Tn. C (60thn) dapat dicegah cukup dimana Tn. C harus
|
Menonjolnya
masalah
Skala:
Segera
ditangani (2)
|
1
|
2/2
x 1= 1
|
Persepsi
Tn. C (38thn)terhadap masalah segera ditangani karena pada saat timbul keluhan
dapat diatasi dengan berobat ke puskesmas
|
TOTAL
|
3
2/3
|
DATAFOKUS
Data
Subjektif:
a.
Ny. D mengatakan daerah persendian
kakinya nyeri dan sulit untuk berjalan
b.
Bila pagi hari dan hari hujan dengan
kata lain cuaca dingin nyeri bertambah berat
c.
Ny. D mengatakan ada bengkak dikakinya
d.
Ny. D mengatakan bila penyakitnya kambuh
hanya dikompres menggunakan air hangat
e.
Ny. D mengatakan bahwa penyakitnya
adalah penyakit yang biasa terjadi pada orang tua
f.
Ny. D mengatakan hal ini sudah dirasakan
selama 4 tahun
g.
Ny. D mengatakan ia menderita penyakit
rematik setelah sering mandi malam
h.
Ny. D mengatakan apabila penyakitnya
kambuh, keluarganya segera membawa Ny. D ke Puskesmas
i.
Ny. D mengatakan bila keluarganya tidak
sempat mengantar ke Puskesmas, tetangganya siap membantu mengantar ke Puskesmas
Data
Tambahan:
a.
Ny. D mangatakan dia tidak sekolah dan tidak
bisa baca
b.
Ny. D mengatakan apabila penyakitnya
kambuh, keluarganya segera membawa Ny. D ke Puskesmas
c.
Ny.D mengatakan dia seorang kuli panggul
d. Ny.
D bersyukur karena keluarganya cukup memperhatikannya
Data Objektif:
a. Kesadaran
komposmentis
b. Keadaan
umum sedangh
c. BB
= 55 kg TB = 155 cm
d.
TTV :
TD
= 140/90 mmHg
HR
= 86 kali/menit
Data
Tambahan:
a.
Ny. B tampak lemah
b.
Ny. B terlihat meringis kesakitan
c.
Ny. B tampak sering memegangi kakinya
ANALISA DATA (Ny. D)
NO
|
DATA
|
Diagnosa Keperawatan
|
1.
2
|
Data
Subjektif:
-
Ny. D mengatakan daerah
persendian kakinya nyeri dan sulit untuk berjalan
-
Bila pagi hari dan hari hujan
dengan kata lain cuaca dingin nyeri bertambah berat
-
Ny. D mengatakan ada bengkak
dikakinya
-
Ny. D mengatakan bila penyakitnya
kambuh hanya dikompres menggunakan air hangat
-
Ny. D mengatakan bahwa
penyakitnya adalah penyakit yang biasa terjadi pada orang tua
-
Ny. D mengatakan hal ini sudah
dirasakan selama 4 tahun
-
Ny. D mengatakan ia menderita
penyakit rematik setelah sering mandi malam
-
Ny. D mengatakan apabila
penykitnya kambuh, keluarganya segera membawa Ny. D ke Puskesmas
-
Ny. D mengatakan bila keluarganya
tidak sempat mengantar ke Puskesmas, tetangganya siap membantu mengantar ke
Puskesmas
Data Tambahan:
- Ny. D bersyukur
karena keluarganya cukup memperhatikannya
Data
Objektif
a. Kesadaran
komposmentis
b. Keadaan
umum sedang
c. BB
= 55 kg TB = 155 cm TTV :
TD = 140/90 mmHg
HR = 86 kali/menit
RR = 22 kali/menit
d.Kaki sebelah kiri Ny. D terlihat
oedem +3
e. Ny.
D terlihat sulit berjalan
f. Skala
nyeri 4
g.Turgor
kulit Ny. D baik
Data Tambahan:
-
Ny. B tampak lemah
-
Ny. B terlihat meringis kesakitan
-
Ny. B tampak sering memegangi kakinya
Data Subjektif :
- Ny.
D mengatakan daerah persendian kakinya nyeri dan sulit untuk berjalan
Data Tambahan:
- Ny. D mengatakan
apabila penyakitnya kambuh, keluarganya segera membawa Ny. D ke Puskesmas
Data Objektif :
- Ny.
B tampak lemah
- Ny. B tampak sering memegangi kakinya
|
Nyeri
akibat proses inflamasi pada daerah kaki pada Ny. D (58th) di keluarga
Tn. A (38th) berhubungan
dengan KMK merawat anggota keluarga yang
sedang sakit khususnya Ny. D (58th).
Gangguan
mobilisasi tubuh pada Ny. D (58th)
di keluarga Tn. A (38th) berhubungan
dengan KMK merawat anggota keluarga yang sedang sakit khususnya Ny. D (58th).
|
PRIORITAS MASALAH (Scoring) :
1.
Nyeri akibat proses inflamasi pada
daerah kaki pada Ny. D (58th) di keluarga Tn. A (38th) berhubungan
dengan KMK
merawat anggota keluarga yang sedang sakit khususnya Ny. D (58th).
KRITERIA
|
BOBOT
|
PERHITUNGAN
|
PEMBENARAN
|
Sifat masalah :
Aktual (3)
|
1
|
3/3 x 1 = 1
|
Sifat masalah Aktual, nyeri dan
rematik yang diderita sudah dirasakan selama 4 tahun dengan tanda dan gejala yang
sesuai dengan penyakit Rematik, sudah dilakukan tindakkan dengan cara di
kompres hangat dan di bawa ke Puskesmas oleh keluarga.
|
Kemungkinan
masalah untuk diubah :
Mudah (2)
|
2
|
2/2 x 2 = 2
|
Ny.
D dan keluarga mau tahu tentang penyakit rematik, bila nyeri dan sakit terasa
atau tidak teratasi keluarga atau tetangga Ny. D langsung membawa Ny. D ke
Puskesmas.
|
Potensial masalah
untuk dicegah :
Tinggi (3)
|
1
|
3/3 x 1 = 1
|
Potensial
masalah untuk ditangani tinggi, hal ini dapat dilihat dari lamanya penyakit
yang dialami Ny. D selama 4 tahun, Ny. D akan segera memeriksakan ke
puskesmas nketika penyakitnya kambuh. Keluarga dan tetangga juga turut
membantu mengantar Ny. D ke puskesmas
|
Menonjolnya
masalah :
Segera ditangani (2)
|
1
|
2/2 x 1 = 1
|
Masalah
Rematik pada Ny. D dirasakan betul
oleh keluarga keluarga segera menangani masalah yang ada
|
Total Score
|
1 + 2 + 1 +1 = 5
|
||
2.
Intoleransi aktivitas Ny. D (58th)
di keluarga Tn. A (38th)
berhubungan dengan merawat anggota keluarga yang sedang sakit khususnya
Ny. D (58th).
KRITERIA
|
BOBOT
|
PERHITUNGAN
|
PEMBENARAN
|
Sifat masalah :
Aktual (3)
|
1
|
3/3 x 1 = 1
|
Sifat masalah Aktual, intoleransi
aktivitas yang diderita Ny. D dengan tanda dan gejala yang sesuai dengan
penyakit Rematik, sudah dilakukan tindakkan dengan cara di kompres hangat dan
di bawa ke Puskesmas oleh keluarga.
|
Kemungkinan
masalah untuk diubah :
Sebagian (1)
|
2
|
1/2 x 2 = 1
|
Bila
nyeri dan sakit terasa atau tidak teratasi keluarga atau tetangga Ny. D
langsung mengkompres dengan air hangat..
|
Potensial masalah
untuk dicegah :
Cukup (2)
|
1
|
2/3 x 1 = 2/3
|
Potensial
masalah untuk ditangani cukup, hal ini dapat dilihat dari lamanya penyakit
yang dialami Ny. D selama 4 tahun, Ny. D akan segera segera mengkompres
dengan air hangat ketika penyakitnya kambuh. Keluarga dan tetangga juga turut
membantu mengantar Ny. D ke puskesmas
|
Menonjolnya
masalah :
Segera ditangani (2)
|
1
|
2/2 x 1 = 1
|
Masalah
Rematik pada Ny. D dirasakan betul
oleh keluarga, keluarga segera menangani masalah yang ada
|
Total Score
|
1 + 1 + 2/3 +1 = 11/3 (3 2/3)
|
||
DATA
FOKUS
Data
Subjektif:
a. Ny.
B mengatakan sering mual muntah
b. Ny.
B mengatakan keluhannya dirasakan sudah 2 tahun lalu
c. Ny. B mengatakan perutnya kembung
d. Ny. B mengatakan tidak nafsu makan
e. Ny. B mengatakan belum pernah berobat ke puskesmas
f. Ny. B minum air hangat supaya kembungnya hilang
Data
Tambahan:
a.
Ny. B mengatakan dia hanya lulusan SD
b.
Ny.B mengatakan bahwa dia seorang PRT
dengan penghasilan RP. 150.000 per bulan
c.
Ny. B mangatakan penyakitnya kambuh
karena masuk angin
d.
Ny. B tidak tahu tentang penyakit apa
yang dideritanya
Data
Objektif:
a. TD:
120/90 mmHg
b. Ny. B hanya menghabiskan ¼ porsi makan
c. Tugor kulit buruk
d. TD = 120/90 mmHg
RR = 24 kali/menit
HR = 88 kali/menit
BB = 52 kg
TB = 159 cm
Data
Tambahan:
a.
Ny. B tampak lemah
b.
Ny. B tampak pucat
c.
Ny. B tampak lesu
ANALISA DATA (Ny. B)
NO
|
DATA
|
Diagnosa Keperawatan
|
1.
|
Data Subjektif :
-
Ny. B mengatakan
perutnya kembung
- Ny. B mengatakan sering mual dan muntah
- Ny. B mengatakan tidak nafsu makan
- Ny. B mengatakan belum pernah berobat ke puskesmas
- Ny. B minum air hangat supaya kembungnya hilang
- Ny. B mengatakan keluhan dirasakan sejak 2 tahun yang
lalu
Data
Tambahan:
- Ny. B mangatakan penyakitnya kambuh
karena masuk angin
- Ny. B tidak tahu tentang penyakit
apa yang dideritanya
Data
Objektif :
·
Ny. B hanya menghabiskan ¼ porsi makan
·
Tugor kulit buruk
·
TD = 120/90 mmHg
RR = 24 kali/menit
HR = 88 kali/menit
BB = 52 kg
TB = 159 cm
Data
Tambahan:
-
Ny.
B tampak lemah
-
Ny.
B tampak pucat
-
Ny.
B tampak lesu
|
Gangguan pemenuhan nutrisi :
kurang dari kebutuhan tubuh pada keluarga Tn. A (38thn) khususnya Ny. B (35thn) berhubungan
dengan KMK mengenal masalah kesehatan dengan penyakit
gastritis.
|
2.
|
Data Subjektif :
- Ny. B mengatakan sering mual dan muntah.
-
Ny. B mengatakan belum pernah berobat ke puskesmas
-
Ny. B minum air hangat supaya kembungnya hilang
-
Ny. B mengatakan keluhan dirasakan sejak 2 tahun yang
lalu
Data
Tambahan:
Ny. B mangatakan penyakitnya kambuh
karena masuk angin
- Ny. B tidak tahu tentang penyakit
apa yang dideritanya
Data Objektif :
-
Ny. B hanya menghabiskan ¼ porsi makan
-
Tugor kulit buruk
-
TD = 120/90 mmHg
-
RR = 24 kali/menit
-
HR = 88 kali/menit
-
BB = 52 kg
-
TB = 159 cm
Data
Tambahan:
-
Ny.
B tampak lemah
-
Ny.
B tampak pucat
-
Ny.
B tampak lesu
|
Defisit volume cairan pada keluarga
Tn. A(38thn)
khususnya Ny. B (35thn) berhubungan dengan KMK mengenal masalah kesehatan dengan penyakit
gastritis.
|
PRIORITAS MASALAH (Scoring) :
1. Gangguan pemenuhan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh
pada keluarga Tn. A (38thn) khususnya Ny. B (35thn)
berhubungan dengan KMK mengenal masalah kesehatan dengan penyakit
gastritis.
KRITERIA
|
BOBOT
|
PERHITUNGAN
|
PEMBENARAN
|
Sifat masalah :
Aktual (3)
|
1
|
3/3 x 1 = 1
|
Sifat masalah aktual, dengan
masalah gangguan pemenuhan nutrisi yang sudah terjadi ditandai dengan mual,
muntah, tidak nafsu makan, serta hasil pengamatan TB dan BB dan porsi makan
Ny. B. Bila masalah tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi.
|
Kemungkinan
masalah untuk diubah :
Sebagian (1)
|
2
|
½ x 2 = 1
|
Kemungkinan masalah untuk diubah sebagian, ditandai
dengan Ny. B hanya lulusan SD, Ny. B tinggal dengan keluarganya, Ny. B tidak
pernah berobat ke puskesmas, Ny. B tidak tahu mengenai keluhan yang
dirasakannya, Ny. B biasanya minum air hangat untuk mengatasi kembungnya,
tetangga Ny. B tidak membantu karena Ny. B tidak pernah memberi tahu siapapun
mengenai penyakitnya. Ny. B bekerja sebagai pembantu rumah tangga dengan
penghasilan Rp. 150.000 per bulan.
|
Potensial masalah
untuk dicegah :
Rendah (1)
|
1
|
1/3 x 1 = 1/3
|
Potensial masalah untuk
dicegah rendah, dilihat dari sikap Ny. B menangani penyakitnya. Ny. B tidak
pernah berobat ke puskesmas dan tidak memberitahu siapapun mengenai
penyakitnya. Keluhan yang dirasakan Ny. B sudah 2 tahun terakhir. Ny. B hanya
mengatasi keluhannya dengan minum air hangat.
|
Menonjolnya
masalah :
Masalah tidak
dirasakan (0)
|
1
|
0/2 x 1 = 0
|
Cara menonjolkan masalah Ny .
B adalah masalah tidak dirasakan dimana Ny. B tidak memeriksakan penyakitnya
ke puskesmas, Ny. B juga tidak memberitahukan keluhan yang dirasakan ke
keluarga nya sehingga tidak ada penganganan yang dilakukan. Ny. B hanya
meminum air hangat ketika merasakan kembung. Ny. B mengambil kesimpulan bahwa
ia hanya masuk angin dan akan sembuh dengan sendirinya.
|
Total Score
|
1
+ 1 + 1/3 + 0 =
|
||
2.
Defisit
volume cairan pada keluarga Tn. A(38thn) khususnya Ny. B
(35thn) berhubungan
dengan KMK mengenal masalah kesehatan dengan penyakit
gastritis.
KRITERIA
|
BOBOT
|
PERHITUNGAN
|
PEMBENARAN
|
Sifat masalah :
Aktual (3)
|
1
|
3/3 x 1 = 1
|
Sifat masalah aktual, dengan
masalah defisit volume cairan yang sudah terjadi ditandai dengan mual,
muntah, serta hasil pengamatan TB dan BB. Bila masalah tidak ditangani dapat
menyebabkan komplikasi dehidrasi.
|
Kemungkinan
masalah untuk diubah :
Sebagian (1)
|
2
|
Kemungkinan masalah untuk diubah sebagian, ditandai
dengan Ny. B hanya lulusan SD, Ny. B tinggal dengan keluarganya, Ny. B tidak
pernah berobat ke puskesmas, Ny. B tidak tahu mengenai keluhan yang
dirasakannya, Ny. B biasanya minum air hangat untuk mengatasi kembungnya,
tetangga Ny. B tidak membantu karena Ny. B tidak pernah memberi tahu siapapun
mengenai penyakitnya. Ny. B bekerja sebagai pembantu rumah tangga dengan
penghasilan Rp. 150.000 per bulan.
|
|
Potensial masalah
untuk dicegah :
Rendah (1)
|
1
|
1/3 x 1 = 1/3
|
Potensial masalah untuk
dicegah rendah, dilihat dari sikap Ny. B menangani penyakitnya. Ny. B tidak
pernah berobat ke puskesmas dan tidak memberitahu siapapun mengenai
penyakitnya. Keluhan yang dirasakan Ny. B sudah 2 tahun terakhir. Ny. B hanya
mengatasi keluhannya dengan minum air hangat.
|
Menonjolnya
masalah :
Masalah tidak
dirasakan (0)
|
1
|
0/2 x 1 = 0
|
Cara menonjolkan masalah Ny .
B adalah masalah tidak dirasakan dimana Ny. B tidak memeriksakan penyakitnya
ke puskesmas, Ny. B juga tidak memberitahukan keluhan yang dirasakan ke
keluarga nya sehingga tidak ada penganganan yang dilakukan. Ny. B hanya
meminum air hangat ketika merasakan kembung. Ny. B mengambil kesimpulan bahwa
ia hanya masuk angin dan akan sembuh dengan sendirinya.
|
Total Score
|
1 + 1 + 1/3 + 0 =
|
||
PRIORITAS
DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Nyeri
akibat proses inflamasi pada daerah kaki pada Ny. D (58th) di keluarga Tn. A (38th) berhubungan
dengan KMK
merawat anggota keluarga yang sedang sakit khususnya Ny. D (58th).
2. Gangguan
perfusi jaringan serebral pada Tn. C(60thn) di keluarga Tn. A (38thn)
berhubungan dengan KMK mengenal masalah kesehatan tentang hipertensi khususnya
Tn. C (60thn)
3. Intoleransi
aktivitas Ny. D (58th) di keluarga Tn. A (38th) berhubungan dengan merawat anggota keluarga
yang sedang sakit khususnya Ny. D (58th).
4. Gangguan pemenuhan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh
pada keluarga Tn. A (38thn) khususnya Ny. B (35thn)
berhubungan dengan KMK mengenal masalah kesehatan dengan penyakit
gastritis.
Defisit
volume cairan pada keluarga Tn. A(38thn) khususnya Ny. B (35thn) berhubungan
dengan KMK
mengenal masalah kesehatan dengan 
Tidak ada komentar:
Posting Komentar